Palembang, corongnews.com –
Puluhan massa dari Organisasi Presidium LSM Anti Korupsi Sumatera Selatan mendatangi Kantor Walikota Palembang untuk melakukan aksi demo, pada Kamis 20/10/22. Aksi demo yang dikawal oleh aparat keamanan ini berjalan dengan damai.
Dalam orasi aksinya, Presidium LSM Anti Korupsi Sumatera Selatan menyatakan bahwa Pemerintah Kota Palembang tahun 2022 menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) senilai 1,070 Triliun. Hal ini sesuai dengan estimasi yang pernah diucapkan oleh Herly Kurniawan sebagai Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD)Palembang. Herly Kurniawan yang dilantik pada 05 Oktober 2021 lalu pernah mengatakan bahwa target PAD kedepan 100% akan tercapai dan apabila tidak tercapai dirinya siap mengundurkan diri. Tapi nyatanya sampai saat ini, PAD Kota Palembang masih jauh dari target dan perkiraan dari Presidium LSM Anti Korupsi Sumatera Selatan target PAD paling sekitar 80% per Desember 2022 nanti.
Hal ini sebagaimana juga disampaikan oleh Harris, SB, selaku Koordinatir Aksi Presidium LSM Anti Korupsi Sumatera Selatan, mengatakan jika target PAD untuk tahun 2022 sebesar 100%, maka estimasi target PAD sebesar 1.070 Triliun diperkirakan tidak akan tercapai karena diduga banyak kebocoran-kebocoran terutama pada pajak BPHTB.
Harris.SB juga menyampaikan bahwa PAD yang masuk sekarang ini adalah dari 11 jenis pajak yang seluruhnya jadi andalan seperti PBB, PPJ Non PLN, BPHTB dan Pajak Hotel, Restoran, PPJ PLN serta Pajak Reklame, Parkir, Pajak Air Tanah kemudian ada Pajak Walet dan Pajak Mineral bukan logam.
“Walikota Palembang, H. Harnojoyo mengatakan komitmen pegawai BPPD ini perlu dilakukan, bukan hanya di pimpinan saja tapi semuanya harus punya komitmen. Jika tidak tercapai target siap diberhentikan,” ujar Harris.
Untuk itulah, Presidium LSM Anti Korupsi Sumatera Selatan mendesak Walikota Palembang agar segera non aktifkan Herly Kurniawan sebagai Kepala BPPD Palembang karena diduga tidak mencapai target PAD 100%, tambah Harris.
Ditempat yang sama, Dra. Hj. Letizia selaku Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi Pembangunan dan Investasi saat menjumpai pendemo mengatakan bahwa apa yang menjadi tuntutan/aspirasi yang sudah disampaikan oleh Presidium LSM Anti Korupsi Sumatera Selatan akan segera disampaikan secara langsung kepada Bapak Walikota Palembang untuk ditindak lanjuti. (afan)








