Terindikasi Pelanggaran AMDAL, Komite Aksi Penyelamat Lingkungan Meminta Walikota Stop Proyek Flyover 66

Pasang Iklan Murah Meriah

Palembang, corongnews.com –

Komite Aksi Penyelamat Lingkungan (KAPL) Kota Palembang dalam hal ini melakukan aksi demo di Kantor Walikota pada Jumat, 28/10/22. Aksi yang dikomandoi oleh Andreas OP, Haris, Arlan dan Sayid serta Ismail ini meminta Walikota Palembang menuntaskan masalah banjir, kemudian melakukan evaluasi dan penghentian proyek IPAL dan AMDAL Flyover Angkatan 66 serta memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangannya terkait hal tersebut.

Hal ini sebagaimana disampaikan langsung oleh Andreas OP, saat orasinya mengatakan bahwa proyek IPAL diduga abai dan lalai dalam penerapan AMDAL sehingga muncul dugaan proyek ini tidak memiliki dokumen kajian AMDAL dan ini wajar untuk dipertanyakan. Terkait IPAL Flyover Angkatan 66 Palembang juga menjadi catatan khusus terkait isu lingkungan, proyek yang menelan biaya 159 Milyar ini diduga bakal menimbulkan masalah lingkungan baru khususnya banjir.

“Proyek Flyover 66 ini diduga akan menimbulkan masalah baru bagi lingkungan terutama banjir karena selama ini berdasarkan laporan warga kawasan tersebut adalah titik pertemuan air dari beberapa drainase, wajar jika masyarakat ragu apakah pembangunan flyover akan mengurangi banjir dikawasan. Ayo pak Walikota turun kejalan melihat banjir dan jalanan rusak yang berdampak pada rekan-rekan ojeg serta masyarakat lainnya yang merasa terganggu dalam pekerjaannya,” ujar Andreas OP.

Selain itu, Haris selaku koordinator lapangan saat menyampaikan orasinya menjelaskan jika dalam kasus proyek IPAL yang merupakan proyek bersama Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kota Palembang serta hibah dari Pemerintah Australia dalam penyelidikan sangat berguna jika adanya dukungan AMDAL yang dimiliki. Maka dari itu kami meminta harus konsisten mendorong tata kelola Kota Palembang menjadi baik, nyaman bagi warganya sehingga konsep Ecocity dapat terwujud untuk kota modern lingkungan.

Massa aksi dari Komite Aksi Penyelamat Lingkungan yang diterima oleh perwakilan Pemkot Palembang, Drs.Alex Fernandus.Msi, selaku Staf Ahli Bidang Pendapatan, keuangan, hukum dan Ham saat menemui massa aksi menyampaikan bahwa aspirasi yang diutarakan masa aksi demo ini akan disampaikan langsung kepada Walikota Palembang dan Sekda Kota Palembang. Drs.Alex Fernandus.Msi juga mengucapkan terima kasih atas penyampaian aspirasi ini karena sebagai kontrol dan kritik itu sangat diperlukan pemerintah.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadirannya kawan-kawan hari ini yang menyampaikan aspirasinya. Ini merupakan kritik dan kontrol terhadap kegiatan pemerintah. Saya akan sampaikan ini kepada Bapak Walikota,” ujar Alex Fernandus. (afan)

Pos terkait