Bung Aldo : Tangga Buntung biso di sambung.

oleh -314 views
foto; ryonaldo juliantino / bung aldo

Palembang, corongnews.com –

Agenda pengembangan wisata di Pulo Kemaro Palembang yang akan digerakkan oleh Pemerintah Kota Palembang mendapat respon yang beragam dari warga Kota Palembang. Pembangunan wisata yang digadang gadang mengadopsi konsep seperti kawasan ancol Jakarta akan dilakukan di Pulo Kemaro.

Menurut Ryonaldo Juliantino, ketua yayasan Sriwijaya Rumah Kito, disambangi di ruangan kantornya, “rencano Pemerintah Kota Palembang saat ini soal pengembangan wisata pulo kemaro, bagus itu. Sekarang ini, kawasan sekitar Jembatan Ampera menyimpan banyak sekali potensi wisata, diantaranya Pasar 16 Ilir, Masjid Agung, Benteng Kuto Besak, Museum Bari/Rumah Residen, Dermaga Wisata, Kampung Kapiten, Kampung Arab, Kampung Tambi, jembatan musi 2, pesisir tangga buntung, dan lainnya”, Kata bung Aldo saapannya di daaerah tangga buntung.

Dilanjutkannya, “apo idak lebih baik membangun inovasi lanjutan penataan wisata di tepian sungai musi yang ado, semisal tanggo buntung, ado area pelabuhan dermaga yang sekarang jadi kantor dishub kota palembang, tanggo buntung ini biso disambung koq jadi tempat wisata”.

Di lain pihak, Raden Muhammad (RM) Yusuf Indra Kesuma, Pemerhati Palembang, dihubungi via handphone, mengatakan Peraturan Daerah Kota Palembang Nomor 15 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Palembang Tahun 2012-2032 dijelaskan bahwa kawasan tepi Sungai Musi diarahkan untuk pengembangan pariwisata budaya, pariwisata sejarah dan pengembangan water front city. Beliau juga menambahkan, proses pembangunan wisata kedepan kota Palembang juga harus memperhatikan aspek kesehatan dan kerakyatan.