Waspada Virus Nipah, Bandara Soekarno-Hatta Perketat Pemeriksaan Penumpang

Bandara Soekarno Hatta
Pasang Iklan Murah Meriah

Jakarta, CorongNews – Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta memperketat pengawasan terhadap seluruh pelaku perjalanan udara. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan masuk dan menyebarnya virus Nipah, menyusul meningkatnya kasus di sejumlah negara seperti India, Nepal, dan Thailand.

Pengawasan diperketat dengan menyiagakan thermal scanner di beberapa titik kedatangan penumpang. Selain itu, pemeriksaan kesehatan juga dilakukan secara menyeluruh terhadap penumpang yang datang maupun berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Kepala BBKK Soekarno-Hatta, Naning Nugrahini, menjelaskan bahwa seluruh penumpang wajib mengisi deklarasi kesehatan melalui aplikasi All Indonesia. Aplikasi tersebut digunakan untuk memetakan potensi risiko kesehatan sejak penumpang tiba di bandara.

“Virus Nipah ini bukan kejadian baru. Pada 1999 pernah terjadi di Malaysia, dan pada 2023 juga tercatat peningkatan kasus di beberapa wilayah. Artinya, Indonesia sudah memiliki pengalaman dalam melakukan pengawasan dan pencegahan,” ujar Naning, dikutip Berita Satu, Kamis (29/1/2026).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, peningkatan kasus di beberapa negara Asia menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, optimalisasi aplikasi All Indonesia, khususnya fitur deklarasi kesehatan, menjadi langkah awal yang diprioritaskan BBKK.

Melalui data deklarasi kesehatan, petugas dapat melakukan pemetaan risiko secara cepat. Penumpang yang terindikasi memiliki gejala tertentu akan langsung diarahkan ke pos kesehatan bandara untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Seluruh pelaku perjalanan internasional wajib mengisi data kesehatan. Dari situ, petugas bisa menentukan langkah lanjutan jika ditemukan gejala yang mencurigakan,” jelas Naning.

Selain pemantauan berbasis aplikasi, petugas BBKK juga melakukan pemeriksaan langsung menggunakan thermal scanner serta observasi visual terhadap kondisi penumpang.

“Jika ada penumpang dengan suhu tubuh tinggi atau menunjukkan gejala seperti demam, batuk, pilek, nyeri otot, hingga kejang pada fase lanjut, maka akan langsung kami arahkan ke pos kesehatan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, BBKK memastikan belum ditemukan penumpang maupun masyarakat yang terindikasi terpapar virus Nipah di Bandara Soekarno-Hatta.

Meski demikian, BBKK tetap mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan diri, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala penyakit.

“Sampai hari ini, dari seluruh rangkaian pengawasan yang dilakukan, belum ada temuan yang mengarah pada kasus virus Nipah,” pungkas Naning.*

V)

Pos terkait