Jakarta | CorongNews – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mampu memproduksi sedan listrik secara massal pada 2028. Namun, pernyataan tersebut dinilai kurang sejalan dengan kondisi pasar saat ini, mengingat minat terhadap kendaraan sedan justru tengah menurun.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip dari Detik, total penjualan mobil sedan sepanjang tahun lalu hanya mencapai 4.084 unit dengan pangsa pasar sekitar 0,5 persen.
Angka tersebut turun tajam dibandingkan periode Januari–Desember 2024 yang mencatat penjualan 10.529 unit dengan market share 1,2 persen. Artinya, dalam kurun waktu satu tahun, penjualannya merosot lebih dari 50 persen.
Sepanjang tahun ini pun, tren penjualan sedan belum menunjukkan perbaikan. Bahkan cenderung semakin melemah. Pada Januari hingga Februari 2026, total penjualan ke konsumen hanya menyentuh 546 unit.
Data tersebut memang merujuk pada sedan berbahan bakar bensin, bukan listrik. Meski begitu, performa sedan listrik di Indonesia juga belum menggembirakan. Jumlah penjualannya masih tertinggal jauh dibandingkan model bensin.
Sebagai contoh, Hyundai Ioniq 6 hanya mencatat penjualan 191 unit sepanjang tahun lalu. Sementara itu, BYD Seal terjual sebanyak 1.195 unit pada periode yang sama. Jika dibandingkan dengan segmen SUV dan MPV, angka tersebut tergolong sangat kecil.
Diberitakan sebelumnya, Prabowo Subianto menyampaikan harapannya agar Indonesia mampu memproduksi sedan listrik pada 2028. Berikut pernyataannya.
Pemerintah saat ini terus mendorong penggunaan listrik sebagai sumber energi utama, sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Dalam konteks tersebut, Prabowo baru saja meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik di Magelang yang dikembangkan oleh PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk.
VKTR menampilkan berbagai kendaraan komersial seperti bus, truk, hingga forklift yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik. Prabowo menilai capaian ini sebagai kemajuan penting bagi Indonesia. Tak hanya itu, ia juga menegaskan rencana produksi sedan listrik secara massal pada 2028.
“Saya sangat bangga kita sekarang di Indonesia punya kemampuan untuk produksi bus dan truk dari listrik. Ini sangat-sangat penting dan memang rencana kita saya berharap di tahun 2028, kita akan produksi secara besar-besaran mobil sedan dari listrik,” ujar Prabowo dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo belum merinci lebih lanjut terkait rencana produksi massal sedan listrik tersebut. Namun, ia menekankan bahwa Indonesia kini sudah memiliki kemampuan memproduksi kendaraan listrik dengan tingkat kandungan lokal yang cukup tinggi.
“Jadi saya bahagia, ini arah kita. Kita juga sudah membentuk perusahaan untuk memproduksi sedan. Ya sedan dari listrik,” kata Prabowo.*








