Survei Terbaru; Responden Tak Mau Duet Prabowo-Gibran Lanjut 2029

Pasang Iklan Murah Meriah

Jakarta | CorongNews – Adidaya Institute merilis temuan terbaru terkait dinamika isu sosial yang berkembang di tengah masyarakat dalam satu bulan terakhir. Salah satu poin yang disoroti adalah perdebatan mengenai keaslian ijazah milik Presiden Joko Widodo.

Dalam sesi pemaparannya, tim peneliti yang terdiri dari Ahmad Fadhli, Dr. Bramastyo Bontas Prastowo, dan Rahman Toha Budiharto mengutip Detik, mengungkapkan bahwa mayoritas masyarakat masih meyakini keaslian ijazah UGM yang dimiliki Jokowi.

Sebanyak 17,4% responden yang menyatakan ketidakpercayaannya, sementara 16,8% lainnya memilih untuk tidak berkomentar atau bersikap netral terhadap isu tersebut.

Sentimen Publik Terhadap Gibran Rakabuming Raka

Kondisi serupa terlihat pada persepsi publik terhadap Gibran Rakabuming Raka. Meski sempat muncul keraguan dari beberapa pihak mengenai kapasitasnya, survei public mood ini justru menunjukkan angka optimisme yang tinggi.

Bacaan Lainnya

Tercatat sebanyak 75,2% responden percaya bahwa Gibran mampu menjalankan tugas serta fungsinya sebagai Wakil Presiden dengan baik.

Ada hal menarik dari temuan ini, di mana tingginya rasa percaya publik terhadap Gibran ternyata tidak serta-merta sejalan dengan keinginan mereka untuk melihat duet Prabowo-Gibran berlanjut ke periode kedua.

Tercatat hanya sekitar 59,9 persen responden yang menginginkan pasangan ini kembali bersanding, sementara 28,8 persen lainnya justru berharap agar keduanya tidak lagi berpasangan pada pemilu mendatang.

Di sisi lain, sosok Prabowo Subianto secara personal justru mendapatkan sokongan yang jauh lebih kuat untuk memimpin selama dua periode, dengan angka dukungan mencapai 73,6 persen.

Sebaliknya, hanya 16,4 persen responden yang menyatakan ketidaksetujuannya jika Prabowo kembali menjabat, dan sekitar 10,1 persen sisanya mengaku masih bimbang atau belum menentukan pilihan terkait kepemimpinan dua periode tersebut.*

Pos terkait