Makassar | CorongNews – Warga pesisir di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, dihebohkan dengan penemuan puluhan paket diduga kokain seberat 25 kilogram yang hanyut di perairan setempat.
Barang haram yang diduga kuat berasal dari Kolombia tersebut ditemukan oleh nelayan dalam rentang waktu yang berbeda.
Pihak kepolisian telah mengonfirmasi temuan tersebut melalui pengujian laboratorium.
“Iya benar, hasil uji labfor temuan yang sama benar menggunakan alat tes kami juga positif kokain,” ungkap Aipda Suardi Andre, Kasubsi Humas Polres Selayar dilansir CNN pada Sabtu (14/3/26).
Menurut Andre, proses penemuan paket-paket ini berlangsung secara bertahap selama kurang lebih dua pekan, terhitung sejak akhir Februari hingga Maret.
“Penemuannya berlangsung selama hampir 2 pekan, pertama tanggal 28 Februari, kemudian tanggal 9 Maret dan terakhir tadi malam penyerahan dari Dandim ke Kapolres,” jelas Andre.
Secara rinci, Andre memaparkan bahwa masyarakat menemukan paket tersebut dalam tiga kesempatan terpisah di dua wilayah, yakni Kecamatan Bontosikuyu dan Bontomanai. Seluruh barang bukti kini telah diserahkan kepada pihak berwajib untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Totalnya 3 kali penemuan, penemuan pertama 1 paket, temuan kedua 4 paket dan temuan ketiga diserahkan nelayan kepada Babinsa sebanyak 20 paket, sebagian paket sudah rusak,” tambahnya.
Hal yang menarik, paket-paket kokain tersebut ditemukan mengapung bersama tumpukan barang lain. Andre menyebutkan adanya indikasi asal muasal barang tersebut dari label yang tertera pada benda di sekitarnya.
“Di sekitar paket ditemukan sepatu bertuliskan Columbia, baik yang di Bontosikuyu maupun di Bontomanai,” pungkasnya.*








