Gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jaksel Yang Ambruk Akan Dibangun Vertikal

Gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jaksel Yang Ambruk Akan Dibangun Vertikal
Jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meninjau kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta Selatan, pada Kamis (23/07/2026).
Pasang Iklan Murah Meriah

JAKARTA, CorongNews – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan segera membangun kembali gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan (Jaksel), yang roboh sejak November 2024.

Gedung baru, akan dibangun secara vertikal, sekaligus menggabungkan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan SDN Kebayoran Lama Selatan 11, dalam satu manajemen sekolah.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengatakan, pembangunan telah masuk tahap perencanaan dan menjadi salah satu prioritas Pemprov DKI sesuai arahan Gubernur Jakarta.

“Sesuai dengan arahan Pak Gubernur, pelaksanaan pembangunan sekolah ini akan disegerakan. Kita harapkan dalam waktu tidak terlalu lama keseluruhannya sudah bisa dimulai karena perencanaannya sudah ada,” kata Syafrin saat meninjau SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/07/2026).

Bacaan Lainnya

Bangunan Berusia Lebih dari 50 Tahun

Syafrin menjelaskan, bangunan sekolah yang berdiri sejak 1974 diduga roboh akibat faktor usia. Meski sempat beberapa kali direnovasi, perbaikan yang dilakukan tidak mengubah struktur utama bangunan.

“Penyebabnya tentu karena sekolah ini dibangun sejak tahun 1974. Kemudian sempat ada beberapa kali renovasi, tetapi tidak mengubah struktur. Oleh sebab itu, karena termakan usia, bangunan ini menjadi roboh,” jelas Syafrin.

Ia menambahkan, masih banyak sekolah di Jakarta yang memiliki usia bangunan serupa.

Karena itu, Dinas Pendidikan akan melakukan renovasi secara bertahap, terhadap sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan.

Dua Sekolah Digabung, Gedung Dibangun Vertikal

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Santoso mengatakan, penggabungan dua sekolah dilakukan, karena keduanya berada dalam satu kompleks dan dinilai memenuhi ketentuan dari sisi jumlah rombongan belajar maupun pengelolaan sekolah.

Gedung baru, nantinya akan dibangun di lahan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang saat ini roboh.

Sementara itu, lahan SDN Kebayoran Lama Selatan 11, akan dimanfaatkan sebagai akses masuk, area parkir, lapangan, serta ruang terbuka untuk kegiatan siswa.

“Konsep bangunannya akan vertikal sehingga kita punya ruang terbuka lebih luas, juga area untuk kegiatan siswa secara outdoor lebih banyak lagi,” kata Santoso saat di lokasi yang sama, pada Kamis (23/07/2026).

Ia memastikan hanya akan ada satu sekolah, dengan satu manajemen hasil penggabungan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11.

Siswa Tetap Belajar di SDN 11

Sejak bangunan roboh pada akhir 2024, sebanyak 270 siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09, dipindahkan untuk belajar di SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang berada dalam satu kompleks.

Kepala SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Kenhayati Dwi mengatakan, proses belajar mengajar tetap berjalan lancar, meski harus menumpang selama hampir dua tahun. Seluruh siswa belajar setiap hari mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB.

“Kami bekerja sama dengan SDN 11 sehingga semua siswa tetap terfasilitasi dengan baik untuk proses belajarnya,” kata Kenhayati saat ditemui di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/07/2026).

Ia juga memastikan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan. Makanan dibagikan sebelum kegiatan belajar dimulai sehingga seluruh siswa tetap mendapatkan layanan tersebut.

Kenhayati berharap, pembangunan sekolah dapat segera terealisasi, agar seluruh kegiatan belajar-mengajar kembali berlangsung secara normal di gedung yang baru dan lebih aman. (*DN-Pandi)

 

 

Pos terkait