CorongNews – Tentara Amerika Serikat (AS) bersama Israel dilaporkan kian mengintensifkan serangan ke wilayah Iran. Operasi militer kedua negara itu disebut-sebut menargetkan kompleks kediaman pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Laporan jaringan Channel 12 Israel yang dikutip AFP pada Minggu (1/3/26) menyebutkan, “30 bom dijatuhkan di kompleks tersebut. Ali Khamenei berada di bawah tanah, tetapi mungkin tidak di bunkernya sendiri.”
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyampaikan pernyataan terbaru setelah serangan Israel ke Iran. Netanyahu mengklaim pihaknya mendeteksi indikasi bahwa Khamenei telah tewas dalam serangan yang dilakukan pada Sabtu (28/2/26).
“Pagi ini, dalam serangan mendadak yang dahsyat, kompleks kediaman diktator Ali Khamenei dihancurkan di jantung Teheran… dan ada banyak tanda bahwa diktator ini sudah tidak hidup lagi,” ujar Netanyahu dalam pernyataan yang disiarkan di televisi.
Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Iran terkait klaim yang disampaikan Israel tersebut. Keberadaan Ali Khamenei pun masih belum dapat dipastikan.
Sementara itu, Bulan Sabit Merah Iran pada Sabtu malam melaporkan sedikitnya 201 orang tewas dan 747 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan yang dilakukan Israel dan AS.*








