Penajam Paser Utara | CorongNews – Seorang remaja perempuan SA (14) ditemukan tewas tergantung di dapur rumahnya.
“Jadi korban ini sendiri di rumah, kedua orang tuanya di rumah sakit karena bapaknya sedang sakit,” ujar Kapolsek Babulu Darat AKP Ridwan Harahap melansir Detik, Kamis (12/2/2026).
Saat sampai di rumah, bibi korban sempat bingung karena tak ada yang merespon meski sudah dipanggil berkali-kali.
“Digedor-gedor, dipanggil tidak ada yang keluar, sehingga mereka berinisiatif untuk mendobrak lewat belakang,” kata dia.
Ketika pintu dibuka, bibi korban sempat melihat bingung dan sempat menegur korban. Namun akhirnya si bibi tersadar bahwa korban dalam posisi tergantung.
“Tadinya tantenya berpikir berdiri biasa, lalu ditegur ‘kenapa kamu berdiri di situ’ ternyata dilihat di atas ada tali tergantung,” ungkapnya.
Akhirnya terungkap sebelum kejadian, korban sudah 3 kali melakukan percobaan bunuh diri.
“Dari keterangan warga sekitar, korban tiga melakukan percobaan bunuh diri,” ujar Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, Jumat (13/2/2026).
Dari informasi yang dihimpun pihak kepolisian, korban memang memiliki kepribadian yang berbeda dengan anak seusianya. Terakhir kali korban mencoba mengakhiri hidupnya dengan menggunakan pisau.
“Beberapa waktu sebelumnya (korban) akan bunuh diri dengan pisau,” bebernya.
Saat ditanya soal dugaan korban mengalami bullying, Andreas belum bisa membeberkan lebih jauh. Pihaknya belum menemukan bukti yang mengarah ke hal tersebut. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan. Diketahui korban tinggal bersama bibinya.
“Soal status (WhatsApp) tidak sempat terlihat karena sudah hilang, (dugaan pembullyan) tidak sampai ke arah kekerasan, tapi ejekan-ejekan seperti itu,” ungkapnya.*
v)








